![]() |
| Pelantikan Raya Ormawa FSH di Auditorium UINSA | Dokumentasi Arrisalah |
Arrisalah— Kamis (05/03/2026) Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Ampel Surabaya resmi menyelenggarakan Pelantikan Raya Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2026/2027 yang berlangsung di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya pada Kamis pagi.
Acara ini diadakan untuk melantik Ormawa yang berada di naungan Fakultas Syari’ah dan Hukum, dimulai dari pelantikan Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), semua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fakultas Syari’ah dan Hukum dan diakhiri dengan pelantikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Unit Kegiatan Mahasiswa Diantaranya, UKM Concrete, UKM Ar-Risalah, UKM Komunitas Peradilan Semu, UKM Forum Sosial Syariah, UKM Law Debate Communitty dan yang terakhir UKM Forum Kepenulisan dan Penelitian Hukum.
Kegiatan dimulai pada pukul 09.20 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua SEMA terpilih, Ketua DEMA terpilih, serta sambutan penutup yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah.
Dalam sambutannya, Dekan FSH menegaskan pentingnya kontribusi aktif dari kepengurusan SEMA dan DEMA dalam mendukung tercapainya visi dan misi fakultas. Ia menekankan bahwa kedua organisasi tersebut harus mampu membangun kerja sama dan sinergi yang kuat demi kemajuan Fakultas Syari’ah dan Hukum.
Ia juga menyoroti hal yang dianggap istimewa pada periode kepengurusan tahun ini, yakni latar belakang akademik Ketua SEMA dan Ketua DEMA yang berasal dari dua program studi yang merepresentasikan karakter FSH, yaitu Perbandingan Madzhab dan Ilmu Hukum. Kondisi tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi gagasan serta menghadirkan inovasi yang mendukung perkembangan fakultas.
Kemudian, Ketua SEMA FSH terpilih, Moch Bahrul Ulum Mukasyafah, menjelaskan bahwa tema pelantikan tahun ini adalah “Membangun Sinergitas demi Terwujudnya FSH yang Berintegritas.” Tema tersebut dipilih karena pada beberapa periode sebelumnya organisasi mahasiswa di FSH dinilai belum sepenuhnya terintegrasi, baik dari segi akuntabilitas maupun transparansi regulasi organisasi.
Ia juga menyoroti adanya dinamika politik yang memunculkan stigma bahwa SEMA, DEMA, dan organisasi mahasiswa lainnya berjalan secara terpisah.
“Padahal semuanya berada dalam satu naungan fakultas dengan tujuan yang sama, yaitu memajukan FSH. Hanya saja setiap lembaga memiliki fungsi yang berbeda. SEMA berperan sebagai lembaga legislatif, DEMA sebagai lembaga eksekutif, sementara organisasi mahasiswa lainnya memiliki peran masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DEMA FSH terpilih Syeh Panjalu Damar Panuluh yang diwakili oleh Wakil Ketua Javier Rafi Kanz Prasetiyawan menyampaikan salah satu program kerja unggulan DEMA tahun ini melalui Biro Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), Program tersebut lebih berfokus pada ranah internal, seperti mekanisme pembayaran UKT, cara aju banding UKT, serta informasi beasiswa, jadi semacam Posbakum (Pos Bantuan Hukum) .
Ia mengaskan bahwa DEMA tidak hanya memiliki satu atau dua program unggulan, melainkan setiap biro pasti memiliki program unggulannya masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Ketua dan Wakil Ketua DEMA juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa FSH yang telah memberikan dukungan sejak masa kampanye, Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA), hingga terpilihnya mereka sebagai pimpinan DEMA FSH periode 2026/2027.
Perwakilan dari panitia pelaksana acara pelantikan raya M. Prio Abdul Muiz berharap bahwa kedepannya SEMA FSH dan juga seluruh ormawa dapat berkembang dan terus bersinegritas. Meskipun terdapat beberapa kendala keterlambatan dimulainya acara karena beberapa sebab diluar kendali panitia.
“Kendala dan hambatan itu sendiri terkait persiapan registrasi peserta serta pengarahan tempat duduk yang membuat waktu menjadi sedikit molor serta keterlambatan dari pihak dekanat sebenarnya kami dari panitia sudah mengkonfirmasi dari minggu lalu ternyata pada hari acara terdapat sedikit kendala dari pihak dekan sehingga ada keterlambatan waktu. Sebenarnya juga hari yang akan melantik Adalah pak mahir tapi beliau berhalangan hadir,” Ujarnya.
Secara umum, rangkaian acara pelantikan berlangsung dengan lancar hingga menjelang penutupan pada pukul 12.07 WIB. Namun, sebelum kegiatan benar-benar berakhir, sebagian besar mahasiswa yang sudah dilantik terlihat meninggalkan ruangan acara terlebih dahulu. (Aull, Najwa)
Editor: Riska

0 Komentar