Webinar LPM ARRISSALAH, Menyoal Kekerasan Terhadap Pers - LPM ARRISALAH

Webinar LPM ARRISSALAH, Menyoal Kekerasan Terhadap Pers

Share This


UINSA_Lembaga Pers Mahasiswa Arrisalah Surabaya, Lembaga Pers Mahasiswa  Arrisalah  Fakultas  Syariah dan Hukum menyelenggarakan  Talk Show Online dengan topik pembahasan 'Menyoal Maraknya Kekerasan Terhadap  Pers', minggu (05/09/2021), pagi. 


Ketua pelaksana  Mahmudin Samin menyampaikan bahwa Talk Show digelar karena semaki  maraknya kekerasan terhadap  jurnalis dan wartawan terlebih  pada saat pandemi tepatnya tahun 2020 kemarin  dengan prosentase  kasus kekerasan  terbanyak selama  beberapa  dekade terakhir.


"Talk show ini sebagai sikap kami dalam merespon maraknya kekerasan terhadap jurnalis" Ucapnya.


Selain itu, dihubungi terpisah Mas udi selaku pimpinan umum LPM ARRISALAH mengungkap motivasi mereka mengangkat Talk Show juga dijadikan softterapi atau stimulus untuk menyikapi  persoalan  kekerasan-kekerasan pers yang selalu meningkat setiap tahunnya di Indonesia.

Korban Kekerasan terhadap pers

"Kami termasuk bagian dari keluarga  besar persma, maka sudah seharusnya,  kami memberikan suatu ruang akademis kepada seluruh temen-temen pers, di tengah maraknya kekerasan terhadap  wartawan  dan jurnalis" ujar lelaki yang kerap disapa Ody.


ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa  Fakultas  Syariah dan Hukum, menyatakan  bahwa Talk Show perihal  menyoal kekerasan terhadap pers itu memang sangat urgen untuk  dibahas dan diselesaikan, oleh kalangan pers utamanya presma karena pers sendiri  merupakan pengumpul dan penyebar informasi.


"Persma sebagai pengumpul data dan Penyebae informasi sudah memiliki perlindungan secara konstitusional, meskipun kerap terjadi kekerasan terhadap  mereka" Ucap Amirul Mu'minin.


Dua narasumber sebagai  pemateri dan satu moderator jalannya talk show turut dihadirkan. Yakni, Farid Rahman selaku koordinator Advokasi Jurnalis Independen Surabaya menyampaikan  tetang kekerasan terhadap jurnalis masih jadi ancaman kebebasan pers di Indonesia, Wahyu Agung  Prasityo selaku Demisioner Badan Pengurus  Adokasi PPMI Nasional membahas tentang kekerasan terhadap  persma di lingkungan kampus, dan Sasti Ranggasari selaku Sekjen Badan Pengurus Advokasi PPMI Nasional.

 

"Alhamdulillah kami sudah sukses dalam menyelenggarakan acara talk show mengenai kekerasan  terhadap  pers" Ucap Ody.


Oleh ; DanDinDun

Editor : Hera

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages